Daftar pengunjung terbaru

Tuesday, December 17, 2019

>> MENGUNGKAP PESAN DAN MAKNA TAK KASAT MATA DI BALIK LUKISAN ABSTRAK MODERN

Judul: Kematian logika
Pelukis: Heno Airlangga
Ukuran: 78cm x 71cm
Media: Cat Akrilik diatas kanvas
Tahun: 2019


Informasi harga dan pembelian:
Email: henoairlangga@gmail.com
Telp-Whatsapp: 081 329 7 329 11

Pesan dan makna lukisan:
Saat pemikiran manusia sudah hilang sensitifitas nya sebagai filter yang membedakan antara hal baik dan buruk maka disitu telah terjadi kematian logika. Kebaikan dan keburukan memiliki batas yang jelas, namun kaki tangan setan telah membuat batas tersebut menjadi samar, sehingga kebaikan dan keburukan bisa dengan mudah disamarkan kemudian dibalik.

Kaki tangan setan menghapus sensitifitas filter logika manusia dengan cara halus, secara pelan-pelan merusak nya, bahkan manusia tidak menyadarinya, saat itu kaki tangan setan telah berhasil merusak logika manusia.

Kemudian, saat logika terbalik telah berhasil ditanamkan di alam bawah sadar manusia maka kebohongan akan dilihat sebagai kebenaran sedangkan kebenaran dilihat sebagai kebohongan, penebar fitnah dianggap sebagai pahlawan sedangkan orang baik dianggap penjahat, pencaci maki dianggap sebagai teladan sedangkan penasehat baik dianggap pendusta.

Banyak manusia tidak menyadari jika logika nya telah mati, ia bahkan berbangga dan membalik bahwa logika orang lain lah yang telah mati. Merasa diri paling suci, paling benar, paling pintar, paling segalanya, sedang orang lain dilihatnya bodoh, kecil dan banyak dosa. Saat kematian logika telah menjalar dan menjadi mayoritas dalam kehidupan manusia, tak bisa dibayangkan betapa kengerian dari rusaknya tatanan peradaban sosial, kultur dan budaya. Sejarah telah mencatat dan itu telah terjadi, dan sedang terjadi diberbagai belahan Dunia saat ini.

Cinta dan kasih sayang, toleransi, empati, menghormati dan saling menghargai adalah pertahanan terakhir manusia untuk melawan kematian logika.

Tidak ada kehidupan mulia dan terhormat dengan mencaci dan menyakiti orang lain, tidak ada keyakinan yang membenarkan menghilangkan nyawa orang lain sebagai jalan suci, tak lain semua itu hanyalah pemikiran terbalik dari kematian sesat logika.

Goresan warna gelap mulai merayap dan mengakar diantara serpihan pemikiran sehat. Goresan warna terang membentuk serpihan abstrak adalah gambaran pemikiran sehat, namun secara tidak sadar bisikan kaki tangan setan secara perlahan dan halus mulai menggelapkan mengacaukan pemikiran sehat, sebagai pertanda mulai matinya logika.


0 comments: