Daftar pengunjung terbaru

Showing posts with label pelukis master. Show all posts
Showing posts with label pelukis master. Show all posts

Wednesday, May 27, 2020

>> SUMBER INSPIRASI DARI SEBUAH LUKISAN

Judul: Kehebatan Gadis kecil
Pelukis: Heno Airlangga
Ukuran: 150cm x 100cm
Media: Textured acrylic on canvas
Tahun: 2018


Informasi harga dan pembelian:
Email: henoairlangga@gmail.com
Telp-Whatsapp: 081 329 7 329 11

Karya seni bisa menjadi sumber inspirasi dalam kehidupan nyata, dimana didalam karya seni terdapat banyak sekali makna, pesan dan filosofi yang ingin disampaikan seorang seniman melalui karya lukisan nya.

Ada sebuah kisah kehebatan dari seorang anak kecil, berwajah jelek, berbaju dan penampilan kumal, dari keluarga tidak mampu, hari - hari sulitnya dilalui penuh dengan semangat, disiplin tinggi, tanggung jawab dan tidak pernah menyerah.

Bahkan tidak sedikit orang melihatnya dengan wajah sinis dan merendahkan karena dari keluarga miskin, penampilan kumal dan jelek, namun semua itu tidak menyurutkan semangatnya untuk terus tumbuh dewasa dalam proses kehidupan yang begitu keras, dalam lubuk hati kecilnya dan pemikiranya ada sebuah tekad besar dan cita-cita bahwa ia harus menjadi orang hebat suatu saat nanti, agar ia bisa mengangkat derajat keluarga miskin nya yang dipandang rendah orang-orang.

Kehidupan keras telah menempa dirinya menjadi wanita hebat dan sukses, orang - orang yang dulunya memandangnya dengan cemoohan, sinis dan rendah, telah berubah 180 derajat, kini orang-orang memandangnya penuh dengan kekaguman dan rasa hormat tinggi, ia telah membuktikan kepada Dunia bahwa ia telah berhasil mewujudkan impianya.

Salah satu wanita hebat dari keluarga miskin adalah Zhou Qunfei pengusaha wanita asal China, kini ia masuk dalam jajaran orang terkaya dunia. Saham perusahaannya, Lens Technology masuk dalam perdagangan Bursa Efek Shenzen dengan Kekayaan perusahaan USD 3,5 Miliar atau setara dengan Rp.40 Triliun. Perusahaan Zhou memiliki 60.000 karyawan. Lens Techonology adalah perusahaan pemasok kaca layar sentuh untuk smartphone Apple dan Samsung.

Item lukisan tersedia, melayani pembelian dan pengiriman lukisan ke seluruh Indonesia dan luar negeri.




>> IMAJINASI ABSTRAK TENTANG TITIK AWAL KEHIDUPAN MANUSIA

Judul: Pengorbanan Ibu dari titik Nol
Pelukis: Heno Airlangga
Ukuran: 150cm x 120cm
Media: Cat Akrilik diatas kanvas
Tahun: 2019



Informasi harga dan pembelian:
Email: henoairlangga@gmail.com
Telp-Whatsapp: 081 329 7 329 11

Pesan dan makna lukisan:
Ketika benih cikal bakal seorang anak dimulai dari sebuah titik sel yang tak kasat mata, saat itulah pengorbanan seorang Ibu dimulai, bagaimana kepayahan seorang ibu saat mengadung diawal bulan, bagaimana kesusahan Ibu saat usia kandungan sudah tua, bagaimana pertaruhan hidup dan mati seorang Ibu saat melahirkan, semua itu baru pengorbanan awal seorang Ibu untuk anak nya.

Saat seorang anak sudah terlahir di Dunia, bagaimana seorang Ibu menjaga bayi nya 24 jam siang dan malam tanpa henti dengan segudang kerepotan kebutuhan bayi nya mulai dari menyusui, kencing, BAB, menggendong dikala bayi rewel, mencuci pakaian bayi, memandikanya. Tapi Ibu tidak pernah mengeluh melakukan semua itu, bahkan itu baru pergorbanan awal seorang Ibu untuk anak nya.

Dikala anak menginjak usia balita, seorang ibu dengan sabar mengajarkan bagaimana cara anaknya berjalan, mengajarkan anaknya berbicara, ibu pontang – panting mengawasi anak nya yang sudah mulai aktif bergerak kesana-kemari, saat sakit dengan sabar seorang Ibu merawat anak nya yang rewel menangis tengah malam.

Saat anak menginjak usia dewasa, ibu selalu diliputi kekawatiran dikala anaknya pergi dan belum pulang saat sudah saat nya pulang, ibu rela menahan lapar asal anak nya kenyang dan segala kebutuhan nya terpenuhi, apa yang diminta anak, dengan segala upaya seorang Ibu akan memenuhi nya, meski terkadang dia harus mengorbankan gengsi dan rasa malu nya.

Ketika anak menginjak dewasa dan menikah, Ibu dan Ayah yang menanggung hampir semua biaya pernikahan anak nya, bahkan mereka rela menaggung hutang demi kemeriahan dan kebahgiaan di hari pernikahan anak nya. Kemudian setelah menikah cucunya lahir, seorang Ibu telah dipanggil nenek, disini terkadang pengorbanan untuk anaknya belum berakhir, ia rela merawat atau momong cucu nya agar anaknya tidak terbebani terlalu berat saat bekerja.

Ibu dan Ayah saat masih muda dan kuat berkerja siang dan malam untuk memenuhi segala kebutuhan anak – anak nya dari sejak dalam kandungan hingga dewasa, bahkan mereka berpikiran jauh kedepan saat sudah tiada mereka bisa meninggalkan warisan harta benda untuk anak cucu nya agar selalu hidup dalam kemakmuran, tidak hidup dalam kemiskinan.
Itulah pengorbanan serta kasih sayang luar biasa seorang Ibu dan Ayah untuk anak – anak nya sepanjang masa, mereka tidak pernah mengharap imbalan atau pamrih, asal anak – anak nya bahagia itulah kebahagiaan sesungguhnya bagi mereka “Kasih sayang serta pengorbanan Ibu dan Ayah laksana Sang surya menyinari Dunia”.

Merawat dengan baik Ibu dan Ayah saat lanjut usia adalah ladang kebaikan terbaik bagi anak, mendo’a kan Ibu dan Ayah saat sudah tiada merupakan wujud bakti seorang anak kepada orang tua. 

Lukisan abstrak ini menggambarkan imajinasi embrio manusia saat didalam rahim ibu, disini titik awal kehidupan seorang manusia dan pengorbanan Ibu dimulai.



Monday, April 29, 2019

>> ARTI LUKISAN ABSTRAK MODERN " MELEPASKAN BEBAN "

Judul: Melepaskan Beban
Pelukis: Heno Airlangga
Ukuran: 57cm x 71cm
Media: Cat Akrilik diatas kanvas
Tahun: 2018


Informasi harga dan pembelian:
Email: henoairlangga@gmail.com
Telp-Whatsapp: 081 329 7 329 11

Pesan dan makna lukisan:
Ada orang kadang nampak lebih tua dari umurnya, sebaliknya ada orang lebih muda dari umurnya, beban pikiran merupakan salah satu faktor pemicu kepada penuaan dini.

Saat pikiran tidak terkontrol, ia akan terbebani banyak permasalahan, seolah menjadi begitu berat untuk bangkit dan melangkah, diri menjadi gelap, hal - hal indah disekeliling menjadi tidak nampak, masa depan yang seharusnya terlihat indah menjadi buram. Hari demi hari beban semakin menggunung membebani diri, nasehat orang-orang disekitar yang peduli hanya masuk ketelinga kiri dan keluar ketelinga kanan, wajah nampak lebih tua dari umur nya.

Beban pikiran yang menyebabkan diri menjadi lemah dan tidak bisa melihat keindahan disekeliling, bahkan tidak bisa melihat potensi diri.

Melepaskan beban adalah jawaban sederhana, namun jawaban tersebut seringkali terkubur bersama beban didalam pikiran.

Sebagaimana seorang pencari kayu bakar yang dikabari bahwa anaknya telah lahir, dengan beban berat kayu bakar dipundaknya, ia berjalan lambat tertatih-tatih penuh keletihan menuju rumahnya, seandainya ia bisa berpikir untuk meletakan kayu bakar yang ada dipundaknya, ia akan bisa berlari cepat dan ringan menuju rumah nya untuk menyambut kebahagiaan kelahiran putra nya.

Goresan lukisan warna jingga dibagian bawah menggambarkan pikiran panas karena beban, semakin keatas warna berpendar menjadi warna biru ( blue ice ), menggambarkan saat diri bisa melepaskan beban pikiran, akan terasa sejuk dan ringan.